Blog Mengulas Informasi Kesehatan dan Kecantikan

10 Cara Mengobati Anemia Ampuh Secara Tradisional Tanpa Obat

cara mengobati anemia
Penderita anemia atau kurangnya kadar sel darah merah di dalam tubuh bisa berasal dari berbagai kalangan usia, baik bayi hingga manula. Ada banyak alasan kenapa tubuh seseorang mengalami anemia, mulai dari faktor keturunan hingga karena pola hidup yang buruk. Salah satu solusi untuk mengobati anemia adalah dengan rutin tranfusi darah.

Ini Cara Mengobati Anemia Dengan Konsumsi Makanan Sehat

Selain itu dengan pengobatan medis, anemia juga disembuhkan dengan mengkonsumsi banyak makanan mengandung zat besi secara rutin. Beberapa jenis makanan tersebut merupakan makanan yang mudah Anda dapatkan di mana pun. Beberapa makanan tersebut bisa digunakan sebagai cara mengatasi anemia, yakni:

1. Hati Ayam dan Telur

Salah satu sumber zat besi yang bagus untuk membantu mengobati anemia yang Anda derita adalah hati ayam. Hati ayam adalah sumber makanan yang mudah ditemui dan mudah diolah. Untuk manfaat yang lebih optimal, ada baiknya Anda mengonsumsi hati ayam dua hari sekali. Dalam pengonsumsiannya, hati ayam bisa Anda kombinasikan dengan makanan lain atau cukup merebusnya dengan tambahan beberapa rempah.

Jika tidak bisa menemukan hati ayam, maka sesungguhnya telur ayam juga bisa membatu Anda mengobati anemia yang Anda derita. Telur ayam mengandung protein yang tinggi. Protein dan mineral lainnya dalam telur ayam mampu meningkatkan jumlah sel darah merah. Meski begitu, Anda perlu hati-hati dalam pengolahannya agar mineral dalam telur ayam tidak rusak. Telur ayam yang paling ideal untuk dikonsumsi adalah telur ayam yang direbus, bukan digoreng.

2. Salmon dan Makanan Laut Lainnya

cara mengobati anemia dengan ikan salmon

Salmon adalah salah satu produk laut yang kaya akan kandungan vitamin. Salah satu vitamin yang terdapat dalam salmon adalah vitamin B12. Vitamin ini merupakan jenis vitamin yang baik untuk dikonsumsi oleh para penderita anemia. Selain beramanfaat sebagai pengobatan anemia, salmon juga merupakan makanan laut yang lezat. Hanya saja dalam pengolahannya, pastikan ikan salmon matang sempurna untuk mengurangi kemungkinan terpapar bakteri.

Ikan salom setidaknya harus dikonsumsi sebanyak 140 – 560 gram oleh seorang penderita anemia. Khusus untuk penderita yang tengah hamil, maka angka minimal yang perlu dikonsumsi adalah lebih dari 280 gram per minggu. Selain salmon, masih banyak jenis makanan laut yang bagus untuk dikonsumsi oleh penderita anemia. Beberapa di antaranya adalah kerang, tiram, kepiting, udang dan ikan makarel.

3. Daging Merah

Daging merah berkaitan dengan manfaatnya untuk mengobati anemia sempat menjadi polemik. Sebab meskipun daging merah memiliki kandungan protein dan zat besi yang tinggi—zat yang membantu produksi sel darah merah—kadar kolesterol dalam daging merah juga cenderung tinggi. Sementara itu, kolesterol adalah cikal bakal dari berbagai penyakit dan gangguan tubuh.

World Cancer Research yang memahami kebimbangan itu menginformasikan bahwa konsumsi 79 gram daging merah setiap hari tidak akan memberikan pengaruh negatif. Meski begitu, pilihlah daging merah yang benar-benar segar. Beberepa jenis daging merah yang bisa Anda pilih adalah daging sapi, kerbau, domba, dan kambing. Hati-hati pula dalam pengolahannya sebab zat karsinogen memiliki kemungkinan untuk berkembang di dalam daging ketika diolah.

4. Bayam dan Sayuran Hijau Lainnya

cara mengobati anemia yaitu bayam dan lainya

Sayuran hijau banyak mengandung nutrisi yang baik untuk penderita anemia. Banyak sayuran hijau mengandung zat besi, vitamin B12 dan asam folat. Vitamin B12 yang juga ditemukan pada salmon memiliki fungsi membantu produksi sel darah merah, begitu juga dengan zat besi dan asam folat. Salah satu jenis sayuran hijau dengan nutrisi paling tinggi adalah bayam. Sayuran ini juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Karena baik untuk penderita anemia, bayam sebaiknya menjadi makanan rutin bagi wanita yang akan mengalami masa menstruasi atau kehamilan. Bayam mampu membantu mereka membuat cadangan darah. Hanya saja, Anda harus memerhatikan lama olahan bayam yang baik untuk dikonsumi. Bayam dengan nutrisi paling ideal adalah bayam yang tidak dikonsumsi melebihi 5 jam setelah diolah.

5. Semangka dan Buah Berair Lainnya

Berbeda dengan jenis bahan lainnya, semangka dan buah-buahan dengan kandungan air lainnya membantu penderita anemia dengan melancarkan proses penyerapan nutrisi di dalam tubuh. Salah satu nutrisi yang diserap tentu saja adalah zat besi, zat yang membantu meningkatkan produksi sel darah merah.

Semangka dan buah-buahan berair lainnya memiliki kandungan karbohidrat, vitamin c, protein, dan zat besi. Zat-zat inilah yang membantu mempercepat penyerapan tersebut. semangka juga merupakan jenis buahan diuretik yang bagus untuk kesehatan ginjal. Selain semangka, Anda juga bisa mengonsumi buah berair lainnya seperti anggur, pepaya, dan tebu.

6. Kurma dan Kismis

cara mengobati anemia yaitu kurma dan kismis

Meski bukan negara penghasil kurma dan kismis, pasokan dua jenis buah tersebut cukup bisa didapatkan dengan mudah apalagi pada waktu istimewa keagamaan. Kurma memang memiliki dikenal memiliki manfaat yang luar biasa untuk manusia. Salah satu manfaatnya adalah untuk mengobati anemia. Manfaat tersebut didapat dari kandungan zat besi dan vitamin c-nya yang tinggi. Konsumsi kurma dianjurkan dalam bilangan ganjil. Anda juga mengiringinya dengan segelas susu.

Tidak jauh berbeda dengan kurma, kismis juga merupakan olahan buah yang mengandung banyak zat besi. Selain itu, makanan yang berasal dari buah anggur ini mengandung vitamin B kompleks dan vitamin C. Kandungan-kandungan tersebut berfungsi untuk meningkatkan tingkat hemoglobin di dalam darah.

7. Produk Olahan Gandum

Cara mengobati anemia dengan gandum. Produk olahan gandum terdiri dari berbagai jenis, dua di antaranya yang paling banyak dinikmati adalah roti gandum dan sereal atau oatmeal. Kedua olahan gandum ini tentu saja mengandung zat besi yang bagus untuk penderita anemia. Olahan gandum juga sebelumnya diketahui bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan dijadikan makanan diet. Ada pun kandungan zat besi dalam 100 gram oatmeal instan adalah sekitar 11 miligram. Anda sudah sepatutnya mengombinasikan oatmeal dengan makanan sumber zat besi lainnya seperti pisang.

8. Buah Bit dan Delima

cara mengobati anemia dengan buah bit dan delima

Buah lainnya yang penuh dengan kandungan zat besi adalah buah bit. Buah ini sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita anemia. Selain mengandung zat besi, buah ini juga mengandung potasium atau kalium, asam folat, kalsium, belerang dan beberapa jenis vitamin. Konsumsilah 2 atau 3 buah bit dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda terhadap zat besi.

Tidak jauh berbeda dengan buah bit, buah Delima juga bagus untuk penderita anemia karena kandungan zat besinya yang tinggi. Selain itu, Anda juga menemukan berbagai jenis nutrisi lainnya seperti potasium, karbohidrat, dan serat dalam kadar yang cukup tinggi.

9. Tomat dan Daun Peterseli

Siapa yang tidak tahu tomat dan daun peterseli, keduanya biasa menjadi bumbu dalam berbagai masakan. Meski kadang hanya menjadi pelengkap, dua jenis makanan ini ternyata dapat membantu Anda mengobati anemia. Tentu saja karena keduanya memiliki kandungan zat besi dan asam folat. Untuk menikmati keduanya secara langsung, Anda bisa menyajikannya dalam sebuah sandwich.

10. Makanan dengan Kandungan Asam Karbonat

Salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh penderita anemia adalah asam karbonat. Oleh karena itu, banyak mengonsumsi sumber asam karbonat juga disarankan. Beberapa sumber asam karbonat yang tidak jauh dari kehidupan masyarakat indonesia adalah berbagai jenis jeruk dan parpika.

Selain sepuluh jenis makanan tersebut, masih terdapat banyak bahan makanan yang mampu mengobati anemia. Meski begitu, cara mengobati anemia dengan bahan alami diatas harus dikombinasikan dengan gaya hidup sehat dan tentu saja olahraga yang teratur. Dengan begitu, pengobatan anemia Anda akan ditunjang dari dalam dan dari luar tubuh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.